Solusi aplikasi bisnis

Software akuntansi untuk melihat posisi keuangan lebih cepat.

Software akuntansi kustom dan aplikasi keuangan bisnis dapat membantu mencatat transaksi serta memantau tagihan. Anda mungkin tahu uang masuk setiap hari, tetapi belum tahu tagihan mana yang jatuh tempo minggu ini. Pemasukan dicatat di satu tempat, biaya di tempat lain, lalu posisi kas baru terlihat setelah semuanya direkap.

Belum punya dokumen kebutuhan? Tak masalah. Ceritakan saja contohnya.

Ilustrasi rekap laporan keuangan bisnis yang terlambat
Catatan transaksi yang rapi membantu Anda melihat tagihan dan arus kas lebih cepat.

Sebelum sistem hadir

Keputusan bisnis seharusnya tidak menunggu rekap.

Untuk menjawab siapa yang belum membayar atau biaya apa yang naik, staf harus membuka beberapa file dan mencocokkan transaksi satu per satu. Anda mungkin sudah bertanya berkali-kali, tetapi jawabannya tetap butuh waktu.

Tagihan bisa lewat jatuh tempo dan rencana belanja tertunda karena uang yang tersedia belum diketahui. Tim keuangan pun menghabiskan waktu untuk menyamakan catatan, bukan membantu Anda memahami pilihan yang ada.

Catat transaksi sekali, lalu ikuti statusnya.

Sistem dapat menunjukkan siapa mencatat transaksi, siapa yang memeriksa, tagihan mana yang belum lunas, dan angka apa yang masuk ke laporan. Sumber datanya disesuaikan dengan cara tim bekerja.

Bagaimana sistem ini membantu

Kita telusuri contoh transaksi dari saat terjadi sampai masuk ke laporan, lalu lihat bagian mana yang masih perlu dicatat ulang.

01
Ilustrasi perbedaan pencatatan keuangan di spreadsheet dan software
Ikuti cara staf mencatat transaksi hari ini.

01. Ikuti pencatatan transaksi

Ketahui transaksi masuk dari mana dan bergerak ke mana.

Petakan sumber data transaksi, siapa yang memasukkan atau memeriksa, serta kaitannya dengan proses lain seperti penjualan dan gudang. Ini membantu menemukan pencatatan ganda dan bagian yang masih manual.

Hak akses dirancang sesuai peran agar proses pencatatan dan pemeriksaan lebih tertib.

  • Pencatatan transaksi dan status tagihan
  • Alur pemeriksaan dan persetujuan
  • Kaitan ke data penjualan atau inventaris
02
Ilustrasi hubungan data penjualan, inventaris, dan keuangan
Catat asal transaksi agar staf bisa menelusuri angka dalam laporan.

02. Pantau tagihan dan biaya

Susun laporan dari pertanyaan yang perlu dijawab.

Laporan bisa menunjukkan tagihan yang jatuh tempo, perbandingan pemasukan dan biaya, atau transaksi yang menunggu pemeriksaan. Tentukan lebih dulu periode dan cara menghitung setiap angka.

Perhitungan pajak, koneksi bank, dan laporan akuntansi resmi perlu diperiksa terpisah. Kami jelaskan bagian yang bisa dikerjakan sebagai software dan bagian yang tetap perlu diperiksa akuntan atau konsultan pajak.

03
Ilustrasi laporan penjualan, stok, dan keuangan yang tidak sinkron
Gunakan periode dan cara hitung yang sama saat membandingkan laporan.

03. Cocokkan data antarbagian

Kurangi kerja ulang saat menutup periode.

Jika penjualan dan stok sudah dicatat di sistem lain, kami periksa apakah datanya bisa dihubungkan. Tujuannya agar staf tidak perlu memasukkan transaksi yang sama dua kali.

Untuk laporan pajak atau laporan keuangan resmi, hasil aplikasi tetap perlu diperiksa tenaga profesional. Kami jelaskan dengan terang bagian mana yang termasuk dalam pekerjaan software.

Langkah pertama

Masih menunggu rekap untuk tahu posisi kas?

Ceritakan bagaimana transaksi dan tagihan dicatat hari ini. Kami bantu petakan data yang perlu dikumpulkan, laporan yang ingin Anda lihat, serta bagian yang perlu divalidasi ahli.

Bicarakan Alur Keuangan